In Orang Jepang Survey

Punya Anak? Tidak Perlu!


Pemerintah Jepang melakukan survei skala nasional yang melibatkan 5.000 warga berusia 20 tahun atau lebih pada bulan Oktober lalu, dan hasilnya baru saja diumumkan kemarin.

Sebanyak 42,8% orang-orang Jepang merasa tidak perlu untuk memiliki anak setelah menikah, dengan lebih dari 60% dari perempuan berusia 20-an dan 30-an mengatakan demikian.

Kantor Kabinet Jepang mengatakan bahwa angka ini naik 6 poin dari jajak pendapat sebelumnya pada Agustus 2007. Untuk pria, 56,6% dari mereka berusia 20-an dan 56,3% dari mereka berusia 30-an memberikan jawaban yang mantap untuk pertanyaan "Menurut anda perlukah untuk memiliki anak setelah menikah?"

Tidak perlu, kata mereka.


orang jepang


Kantor Kabinet Jepang juga bertanya apakah wanita harus terus bekerja setelah mereka mempunyai anak, dan hasilnya adalah 45,9% responden menjawab ya, diikuti oleh 31,3% yang mengatakan bahwa wanita boleh kembali bekerja setelah anak-anak mereka tumbuh dewasa.

Hasil ini menunjukkan pengakuan yang berkembang di Jepang bahwa pernikahan seharusnya tidak membatasi kesempatan wanita untuk berkarir, tetapi di lain sisi juga mengungkapkan bahwa program pemerintah yang mendukung lahirnya bayi terus mengalami kemerosotan alias gagal.

Dalam survei tersebut, 70% responden menyatakan perkawinan adalah keputusan pribadi, sementara 55,1% menentang gagasan konvensional bahwa suami harus bekerja dan istri harus tinggal di rumah untuk mengurus keluarga.

Mereka lebih suka wanita bekerja di kantor, pria memasak di dapur, dan memiliki anak kucing. Hemat, damai, tenang.

Kamu setuju?



Related Articles

4 comments:

  1. "Mereka lebih suka wanita bekerja di kantor, pria memasak di dapur, dan memiliki anak kucing. Hemat, damai, tenang.

    Kamu setuju?"

    pas ama yang gua pikirin xDD
    satujuh~

    BalasHapus
  2. hadeh hadeh, kalau semuanya berfikiran seperti ini, generasi penerusnya pasti semakin sedikit, kalo aku sih lebih setuju kalo punya anak, seengganya 1 anak untuk generasi yang akan datang hue

    BalasHapus
  3. @Firza - Makanya Jepang lagi kekurangan bayi sekarang. :)

    BalasHapus