In Berita Dari Jepang Jalan-Jalan Di Jepang Restoran Jepang

Monyet Menjadi Pelayan Restoran?


Apa jadinya kalo kamu masuk ke sebuah restoran, mau makan, tapi dilayani oleh seekor monyet?

Pasti seru juga ya. Nah, di kota Utsunomiya ada sebuah restoran unik yang "mempekerjakan" dua ekor monyet sebagai pelayannya. Daerah Utsunomiya biasanya dikenal sebagai pusat budaya gyoza (sejenis makanan tradisional). Tetapi dengan begitu banyak monyet di pegunungan Tochigi, masuk akal juga untuk menjadikan monyet sebagai tema restoran.

Di restoran Kayabuki (4688-13 Miyuki-honcho, Utsunomiya-shi, Prefektur Tochigi, tel. 0286623751), dua monyet, Fukuchan dan Yacchan, siap membawa handuk-handuk oshibori yang hangat dan memberikan hiburan untuk para tamu yang berkunjung.


restoran kayabuki


Pemiliknya jelas tidak puas dengan hanya memiliki monyet sebagai pelayan, jadi mereka mendandani Fukuchan dengan topeng perempuan dan wig. Alhasil, jadilah pertunjukkan topeng monyet kayak di Indonesia.

Tapi jangan khawatir, monyet-monyet di Jepang diperlakukan dan dirawat secara layak kok. Fukuchan dan Yacchan tidak pernah dipaksa untuk bekerja menjadi pelayan.

Pada awalnya mereka hanya sebagai binatang peliharaan sang pemilik restoran, tapi lama kelamaan mereka ikut nimbrung dengan para tamu. Kamu tau kan kalo monyet gak bisa diam? Nah, daripada dipandang negatif (sebagai penggangu) kenapa enggak dimanfaatkan sekalian?

Menurut peraturan di Jepang, para monyet ini tidak boleh bekerja lebih dari 2 jam sehari.

Coba nonton video...







Monyet = Saru / 猿


Bagikan

Related Articles

2 comments: