In Berita Dari Jepang Orang Jepang Perusahaan Jepang

Wanita Jepang Tidak Bisa Naik Jabatan Tinggi?


Para wanita di Jepang memang bisa dibilang "workaholic" yaitu gila kerja dan lebih mementingkan karir daripada menikah dan meminang bayi. Tapi sayang, wanita Jepang jarang yang bisa naik sampai ke puncak jabatan suatu perusahaan.

Peningkatan karir dan promosi jabatan perempuan di negara yang memiliki kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia ini masih diperdebatkan, bahkan banyak yang bilang keadaannya memburuk dalam beberapa tahun terakhir.


wanita karir di jepang


Dalam sebuah survei yang mengukur kemajuan dalam menjembatani kesenjangan gender di berbagai bidang seperti politik, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan pada World Economic Forum tahun lalu, Jepang berada pada peringkat 101 dari 134 negara.

Menurut survei yang dilakukan oleh Catalyst Inc, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada perempuan di tempat kerja, dari semua perusahaan Jepang yang terdaftar, wanita hanya memegang 1,2% dari jabatan eksekutif senior pada tahun lalu. Sebagai perbandingan, perempuan di Amerika Serikat menduduki 13,5% di posisi eksekutif di banyak perusahaan terkenal.

Meskipun begitu ada beberapa perusahaan Jepang yang mulai memberikan perhatian kepada para wanita. Misalnya; Bank of Japan baru saja menunjuk manajer cabang perempuan pertama dalam sejarahnya berdiri selama 128 tahun. Japan Airlines mengumumkan kapten pilot wanita pertamanya tahun ini. East Japan Railway sekarang memiliki kepala stasiun perempuan di Tokyo untuk pertama kalinya.

Perkembangannya memang masih lambat. Jadi, apa kalian (para wanita) masih berminat kerja di Jepang?



Bagikan

Related Articles

4 comments:

  1. OK saja jika sesuai dengan keahliannya
    yang penting cerdas kuat tabah sabar pribadi sopan & ramah dermawan adil ... anti peluru(kiasan saja)

    BalasHapus
  2. LOL rupanya masih bias gender juga

    BalasHapus
  3. @Agu - Yup. Masih sama seperi negara lain. :(

    BalasHapus