26 Januari 2011

Orang Jepang Paling Sedikit Punya Teman Online


Akhirnya, terjawab sudah mengapa situs jejaring sosial terbesar di dunia, Facebook, tidak terkenal di Jepang.

avatar orang jepang

Pengguna Internet di Jepang rupanya memiliki teman-teman yang sangat sedikit di situs jejaring sosial.

Studi yang dilakukan oleh TNS Global Market Research menganalisis 50.000 perilaku konsumen online di 46 negara di dunia. Mereka melaporkan bahwa rata-rata orang di Jepang hanya memiliki 29 teman di situs-situs seperti Facebook, dibandingkan dengan rata-rata orang Malaysia yang memiliki 233 teman, 231 di Brazil dan 217 di Norwegia.

Kenapa bisa begitu? Rupanya orang-orang Jepang sangat tidak suka menggunakan nama asli mereka di situs jejaring sosial. Dan fatalnya, Facebook mengharuskan semua anggotanya menggunakan nama asli.

Ini sebabnya Mark Zuckerberg pusing tujuh keliling. Dia tadinya bingung kenapa situsnya yang sangat populer di dunia bisa jeblok di Jepang, sedangkan situs jejaring lokal (seperti Mixi dan Gree) bisa berkembang dengan pesat. Jawabannya adalah karena anggota Mixi dan Gree boleh menggunakan nama samaran atau nickname.

Bayangkan, 75% orang Jepang gak pernah denger kata Facebook!

Ya, orang Jepang bisa dibilang sangat tertutup dan sedikit riskan dalam membagi informasi pribadi mereka kepada dunia. Mereka lebih nyaman ber-chatting ria dengan menampilkan avatar-avatar lucu dan menggunakan nama-nama samaran seperti Sakura, Momo, atau Kokoro.

Lalu apakah Facebook akan memperbolehkan orang Jepang untuk menggunakan nama samaran? "Tidak akan." Kata Zuckerberg.



Bagikan
Posted By: Agus Lydiarto

Orang Jepang Paling Sedikit Punya Teman Online

Share:

Post a Comment

Facebook
Blogger

5 komentar:

  1. Is it a crap or something? Orang Indonesia banyak kok account FBnya yang gak pake nama asli. Dan fine-fine aja, tuh. Facebook gak bisa mendeteksi juga. Lagipula kan bisa juga daftarnya pakai nama asli, tapi terus diganti nama alias :).

    BalasHapus
  2. @anastasia - menurut peraturan Facebook, kita tidak boleh pakai nama samaran. Kalau banyak orang Indo yang gak pakai nama aslinya, berarti mereka melanggar peraturan Facebook.

    Mungkin inilah yang membedakan orang Jepang dengan Indo; mereka gak mau melanggar peraturan, meskipun toh gak akan terjadi apa-apa juga kalau melanggar.

    BalasHapus
  3. coba kalo ijime juga dikasi prturan pasti mna adh org jepang yg berani membully hihi..

    BalasHapus
  4. @iichichan - bully? itu di topik lain kan. :)

    BalasHapus

Follow Us

Like Us!

Total Pageviews

© Apa Saja Yang Terjadi Di Jepang? All rights reserved | Search by Google