In Berita Dari Jepang

Selamat Hari Valentine!


Ahh, hari kasih sayang telah tiba.

Hari yang penuh dengan mawar merah dan coklat-coklat lezat yang dibungkus dengan indah. Hari yang penuh dengan rasa damai bagi para wanita di seluruh dunia. Tapi tidak di Jepang.

Di Jepang, para wanita-lah yang akan kalang kabut hari ini. Mereka akan mengantri panjang, berdesak-desakkan sambil berkeringat di toko-toko coklat untuk berebut membeli hadiah coklat untuk teman pria di kantor, dan tentu saja, untuk pacar/suami tercinta.


valentine di jepang


Bagi karyawati yang berumur 25 tahun, Ryoko Ejiri, hari Valentine adalah harinya kotak coklat berbentuk hati. Tapi Ryoko tidak mendapatkannya secara gratis dari teman-teman pria-nya, dia harus membelinya sendiri di toko lalu diberikan kepada atasannya.

"Saya menghabiskan lebih banyak uang untuk beli coklat tahun ini daripada yang pernah saya lakukan dalam hidup saya," kata Ryoko, yang sudah antri selama satu jam di department store Isetan untuk membeli coklat yang akan diberikan kepada empat manajernya di kantor. "Aku memberikan mereka hadiah untuk menunjukkan rasa terima kasih saya."

Di Jepang, tradisi ini namanya "giri choco" atau "coklat kewajiban" yaitu para wanita yang memberikan coklat kepada teman kerja pria atau atasan pria di kantor.


valentine di jepang


Orang-orang Jepang juga tidak biasa memberikan ucapan "Happy Valentine's Day" dengan kata-kata. Mereka (wanita) biasanya memberikan sebuah kotak kecil berisi coklat kepada pacarnya (pria).

Aneh memang. Tradisi ini berbanding terbalik dengan negara lain (termasuk Indonesia), dimana para pria-lah yang memberikan hadiah coklat/bunga terlebih dahulu kepada wanita atau mereka saling bertukar hadiah satu sama lain.

Tapi semua ini memang balik kembali pada pribadi masing-masing. Siapa yang memberikan hadiah terlebih dahulu, sama saja kok. Yang penting kalian saling mengasihi. ^_^

Yukai Barentaindee Dei!



Bagikan

Related Articles

0 comments:

Posting Komentar