In Gempa Jepang Orang Jepang Tsunami Jepang

Orang Jepang. Luar Biasa.


Kita mungkin terus-terusan melihat berita di TV dan membaca artikel di koran mengenai bencana mengerikan di Jepang dalam satu minggu terakhir ini, tapi ada satu hal kecil yang tidak kita lihat...

Pencurian dan penjarahan.

Seperti masyarakat manapun di dunia ini, Jepang tidak lepas dari skandal suap dan korupsi. Tapi yang namanya penjarahan, bisa dibilang sangat jarang terjadi. Di Jepang, kalo kamu parkir mobil dengan jendela terbuka, tidak masalah. Tidak akan ada yang mau mencuri barang-barang kamu di dalam mobil. Kalo kamu parkir motor dan meninggalkan kuncinya, tidak masalah. Tidak akan ada yang mau mencuri motor kamu.

Terlebih di saat seperti ini, dimana puluhan ribu orang sedang mengalami masa suram kehilangan keluarga tercinta dan harta benda mereka, sangat jarang terjadi pencurian dan penjarahan.

Aku bukannya bilang tidak ada, hanya saja sangat jarang orang-orang disana berniat jahat untuk memanfaatkan penderitaan dan kelengahan orang lain. Ya, itulah orang Jepang. Rasa solidaritas mereka sangat tinggi.

UPDATE: Ada yang memberitahu bahwa ada artikel di Kompas yang menuliskan berita mengenai terjadinya pencurian dan penjarahan...

http://internasional.kompas.com/read/2011/03/23/08473321/Pencurian.dan.Penjarahan.Marak

Disini aku ambil kesimpulan...

"Secara umum, orang mulai menjarah karena mereka kekurangan uang dan makanan." - Wajar? Wajar.

"Skala kejahatan yang terjadi masih sangat rendah."
- Wajar? Wajar.

Mudah-mudahan kejadian ini gak meluas. :(


orang jepang


Hari ini situs Jepang.net telah menyumbangkan uang, yang jumlahnya tidak seberapa, langsung kepada organisasi Palang Merah Jepang melalui Google. Aku memilih Palang Merah Jepang karena...

1. Lokasinya ada di Jepang, jadi sumbangan langsung tepat ke sasaran.

2. Palang Merah Indonesia tidak menyediakan rekening khusus untuk menerima sumbangan yang akan dikirim kepada korban bencana Jepang.

3. Palang Merah Jepang juga sudah membantu korban gempa bumi dan gunung meletus di Indonesia.

Seharusnya aku melakukan ini dari minggu lalu, tapi karena bingung mau sumbang kemana, akhirnya baru terlaksana hari ini. Tidak ada kata terlambat dalam hal menyumbang kan? (^_^)

Bagi kamu yang mau yang ikut menyumbang, kamu bisa pakai kartu kredit kamu disini, atau transfer uang ke:

Bank: Sumitomo Mitsui Banking Corporation
Cabang: Ginza
Nomor rekening: 8047670
SWIFT Code: SMBC JP JT
Atas Nama: The Japanese Red Cross Society

Palang Merah Jepang
Japanese Red Cross Society
Phone: +81-3-3438-1311
Fax: +81-3-3435-8509
Email: kokusai@jrc.or.jp
Website: www.jrc.or.jp

1-1-3, Shiba Daimon,
Minato-ku, Tokyo 105-8521



Bagikan

Related Articles

8 comments:

  1. kalau saja aku punya dana pasti aku sumbangkan >___<

    BalasHapus
  2. @saasaa - gak apa-apa kok. nyumbang kan gak harus pake duit. doa juga bisa. ^_^

    BalasHapus
  3. kak coba baca ini : http://internasional.kompas.com/read/2011/03/23/08473321/Pencurian.dan.Penjarahan.Marak , kontra sekali sama yg di post disini deh

    BalasHapus
  4. Terima kasih atas artikel dari kompas.

    Disini aku ambil kesimpulan...

    "Secara umum, orang mulai menjarah karena mereka kekurangan uang dan makanan" - Wajar? wajar.

    "Skala kejahatan yang terjadi masih sangat rendah" - Wajar? wajar.

    Anonymous, postingan disini dengan artikel di kompas gak kontras, cuma cara penyampaiannya aja yang beda.

    Aku liatnya lebih ke arah positif. :)

    BalasHapus
  5. hehee iya sih, tapi kalo gitu mungkin semua negara juga gitu (mungkin).
    merka juga menjarah karena mereka lagi di krisis (exp: Indonesia) :D

    BalasHapus
  6. negara maju gtu loh,kan tingkt gaji tggi,tpi ya itu tgkt saing yg tinggi jd tingkt depresi n bunuh dri yg marak n tinggi..just my opinion

    BalasHapus
  7. @iichichan - iya, tingkat bunuh diri di Jepang memang termasuk tinggi.

    BalasHapus