In Gempa Jepang

Tips Menghadapi Gempa Bumi Dengan Benar


Kayaknya dalam beberapa hari belakangan ini ada segelintir orang yang seneng banget liat orang lain khawatir mengenai gampa bumi yang akan mengguncang Jakarta (terutama mereka yang menyebarkan isu tersebut melalui sms).

Lupakan sms-sms yang sumbernya gak jelas itu. Tapi, tentu gak ada salahnya kalo kita tahu bagaimana caranya menghadapi gempa, kan?

Sebuah program Televisi Jepang mengajak beberapa mahasiswa asing (berasal dari Chili, Finlandia, Spanyol, dan Kanada) ke sebuah simulator gempa untuk melihat apakah mereka tahu cara yang tepat untuk bertindak saat terjadi gempa bumi. Menurut kamu mahasiswa mana yang melakukan tindakan yang benar?

Simak video berikut ini...




Saat simulasi gempa dimulai, dua mahasiswi dari Finlandia dan Spanyol hanya duduk di kursi mereka dan tidak melakukan apapun. Sayang sekali, padahal mereka cantik-cantik lho.

Mahasiswa Kanada (yang gemuk) langsung pergi ke kusen pintu, sedangkan mahasiswa Chili bergegas memindahkan barang-barang yang mudah jatuh ke tempat yang aman dan dia sendiri langsung menuju ke bawah meja, menunggu gempa bumi sampai berhenti.

Jadi siapa yang paling benar? Yup. Si Chili. Ternyata diketahui hanya mahasiswa Chili yang telah menjalani kursus tentang keselamatan gempa, yang lainnya belum.

Lalu bagaimana dengan mahasiswa Kanada? Kenapa dia lari ke bingkai pintu? Rupanya dia pernah membaca sebuah artikel di majalah kalau berada di bawah kusen pintu adalah hal yang paling aman untuk dilakukan saat terjadi gempa.

Dan memang benar, karena menurut tips keselamatan gempa yang dikeluarkan oleh CDC (Centers for Disease Control di Amerika), kusen pintu sebenarnya cukup aman jika sebuah meja tidak tersedia.


Tips Menghadapi Gempa Dengan Benar


Berikut tips menghadapi gempa bumi dengan benar:

Kalau kamu berada di rumah...
1. Berlindunglah di bawah meja. Hal ini bisa memberikan kamu ruang untuk bernapas jika bangunan runtuh. Jika meja-nya bergerak, cobalah untuk ikut bergerak mengikuti arah meja.

2. Sisi tembok atau tempat dimana kusen pintu berada adalah tempat terakhir yang akan runtuh. Jika meja tidak tersedia, berlindunglah disana.

3. Jauhi semua benda-benda pecah belah (jendela, cermin, lampu, lukisan, guci), rak buku, lemari, dan semua yang bisa jatuh.

4. Ambil sesuatu untuk melindungi kepala dan wajah kamu dari kemungkinan terkena puing-puing yang jatuh dan pecahan kaca.

5. Jika lampu mati, gunakan senter. Jangan gunakan lilin dan korek api selama atau setelah gempa. Jika ada kebocoran gas, ledakan dapat terjadi.

6. Jika kamu berada di dapur, cepat matikan kompor sebelum kamu berlindung di bawah meja.

Kalau kamu berada di gedung...
Jauhi jendela dan segera berlindung di bawah meja. Jangan pakai lift. Tidak perlu berebut lari keluar gedung ketakutan, apalagi sampe nginjak-nginjak orang lain yang terjatuh (kalau sudah waktunya, percuma lari-lari juga kan?).

Yang paling penting saat menghadapi gempa adalah mencoba untuk tetap tenang dan, tentu saja, berdoa.



Gempa bumi = Jishin / 地震


Bagikan

Related Articles

0 comments:

Posting Komentar