30 April 2011

Selamat Kepada Pangeran William dan Kate Middleton!


Orang-orang Jepang, yang sangat mencintai dan menghormati keluarga kekaisaran, tentu tidak mau ketinggalan mengikuti hal-hal yang berbau monarki. Tidak sedikit yang menonton acara pernikahan sang putra mahkota Inggris dengan Catherine Elizabeth Middleton (disingkat Kate), wanita yang lahir di desa kecil di Chapel Row, Bucklebury.


jepang




Sekarang Kate resmi menjadi salah satu anggota kerajaan Inggris dengan gelar "Duchess of Cambridge". Dari rakyat biasa langsung meroket ke urutan nomor 2 untuk menduduki tahta ratu Inggris.

Selamat kepada Pangeran William dan Kate Middleton!


Bagikan

29 April 2011

Seperti Apa Suara Gempa Yang Mampu Menghancurkan Jepang?


Gempa bumi yang mengguncang Jepang pada 11 Maret lalu, yang merupakan salah satu gempa terkuat di dunia, rupanya juga menghasilkan sumber suara bawah laut terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah.

"Dengan adanya rekor ini, kita telah membuka satu wawasan baru ke dunia fisika mengenai bagaimana suara yang ditransmisikan dari kerak bumi di dasar laut yang kemudian menyebar melalui cekungan Samudra Pasifik," kata salah satu peneliti dari Pacific Marine Environmental Laboratory (PMEL) di Seattle, Amerika Serikat.

"Wawasan ini bisa membantu kita mengukur ukuran dan skala gempa bumi serta letusan gunung berapi yang terjadi di bawah laut yang sebelumnya tidak terdeteksi oleh jaringan sensor lain."

Seperti apa suara gempa sekuat 9.0 Skala Richter? Berikut adalah file suara dan spektrogram dari hydrophone yang merekam kedatangan gempa bumi terkuat yang pernah melanda Jepang...





Gimana? Kamu bisa denger suaranya?



Bagikan

28 April 2011

Buaya Yang Unik


Di kebun binatang Niji no Mori di prefektur Ehime ada sesuatu yang menarik belakangan ini. Disana ada bayi buaya yang bisa berdiri kalo disirem air.

buaya jepang

Keunikan Daigoro (nama si buaya kecil) ini pun ditemukan tanpa sengaja oleh salah satu petugas disana. Ketika petugas tersebut sedang menyiram tanaman di dekat Daigoro, tiba-tiba dia langsung berdiri. Sekarang dia menjadi bintang di kebun binatang Niji no Mori.

Berikut videonya...





Bagikan

27 April 2011

Agnes Monica Menang 7 Penghargaan JPopAsia Award


JPopAsia telah mengumumkan nama-nama penyanyi yang memenangkan penghargaan JPopAsia Music Award 2010. Hasilnya, penyanyi muda bertalenta emas asal Indonesia, Agnes Monica berhasil menyabet 7 penghargaan sekaligus!


Agnes Monica


Berikut hasil lengkapnya...

Favorite artist/band: Agnes Monica
Best male solo: Akanishi Jin
Best female solo: Agnes Monica
Best promotional video: Change Ur World *KAT-TUN
Best single: Love yourself *KAT-TUN
Best album: NO MORE PAIИ *KAT-TUN
Best boyband: Arashi
Best girlband: SCANDAL
Most promising artist/band: Agnes Monica
Best musical ability: Agnes Monica
Best use of social media: Agnes Monica
New artist/band: Tokyo Girls' Style
Sexiest male singer: Akanishi Jin
Sexiest female singer: Agnes Monica
Most want-to-be boyfriend: Akanishi Jin
Most want-to-be girlfriend: Agnes Monica

Favorite rock artist/band: the GazettE
Best solo rocker: Miyavi
Best rocking promotional video: SHIVER *the GazettE
Best rock single: Pledge *the GazettE
Best rock album: What's My Name? *Miyavi
Best rock band: the GazettE
Best rock act: the GazettE
Most promising rock artist/band: the GazettE
Best musical ability: Miyavi
New artist/rock band: 9Goats Black Out
Sexiest rocker: Miyavi


JPopAsia


Tapi, ada beberapa orang yang bingung kenapa Agnes bisa menang begitu banyak penghargaan padahal dia gak terkenal di Jepang. Mari kita telusuri...

JPopAsia.com adalah salah satu situs berita musik yang populer di Asia. Berawal dari hanya menampilkan berita-berita seputar musik Jepang, mereka telah berkembang dengan meliput artis-artis Asia lainnya.

Dalam menentukan siapa yang akan memenangi penghargaan, JPopAsia mengadakan pemungutan suara dari para pengunjung situs. Alhasil, sejak tanggal 7 Maret 2011 lalu, telah terkumpul lebih dari 500.000 suara yang rata-rata terdiri dari para remaja, anak-anak sekolah, mahasiswa dan mahasiswi dari seluruh Asia.

Berikut Top 10 pengunjung situs JPopAsia.com...

JPopAsia



( Terima kasih atas info-nya, Feilie )

Feilie



Bagikan

26 April 2011

International Herald Tribune Menghina Jepang


Harian surat kabar "International Herald Tribune" telah menerbitkan sebuah kartun dari cerita dongeng Putri Salju yang menggambarkan sang putri sedang bertanya ke nenek sihir apakah dia (dan apel-nya) berasal dari Jepang...

Kamu dari Jepang?

Sang putri rupanya takut memakan apel yang mungkin saja beracun setelah terkena radiasi nuklir. Pertanyaan-nya adalah... emangnya zaman dulu udah ada kaca pembesar ya?



Bagikan

25 April 2011

Seseorang Telah Memprediksi Gempa Jepang 2 Minggu Sebelumnya


Rupanya tidak semua orang kaget dengan adanya gempa bumi dan tsunami yang menghantam Jepang bulan lalu. Ada satu orang yang telah mengetahuinya terlebih dahulu.

Bukan. Bukan paranormal atau peramal masa depan.

Tapi seorang ahli geologi bernama Masanobu Shishikura dari Badan Penelitian Gempa yang telah memprediksi akan adanya gempa besar di pesisir pantai utara Jepang 2 minggu sebelum bencana itu benar-benar terjadi.


Masanobu Shishikura

"Ini adalah kejadian yang sudah aku prediksi bakal terjadi," kata ahli geologi yang berumur 41 tahun ini.

Dr. Masanobu telah meneliti ribuan gempa dan ratusan tsunami yang pernah melanda Jepang di masa lalu, karena itu dia yakin ada beberapa pola pergeseran lempengan bumi di dasar laut yang bisa mengakibatkan gempa dan tsunami dalam waktu dekat.

Bukan hanya itu, Masanobu juga mengamati bebatuan dan kerikil di sekitar pantai yang asalnya bukan dari daratan, melainkan dari dasar laut yang paling dalam, yang terbawa ke atas permukaan laut dan digiring ke pantai oleh ombak. Fenomena alam seperti inilah yang dia takuti, karena itu Masanobu dan tim-nya mencoba memperingati pemerintah pusat dan daerah serta PLTN di bagian utara Jepang.

Rupanya peringatan dini itu sulit untuk dicerna. Mereka semua menganggap enteng peringatan Masanobu yang memang tidak didasari oleh bukti ilmiah yang kuat. Meskipun begitu, Masanobu tidak patah semangat. Dia dan tim-nya segera menyusun laporan yang lebih lengkap dan menyeluruh untuk bisa meyakinkan para pejabat terkait.

Tapi sayang, bumi tidak bisa bersabar lebih lama lagi. Gempa dan tsunami telah terlebih dahulu menyapu utara Jepang sampai rata sebelum Masanobu selesai membuat laporannya. Mungkin sekarang orang-orang tidak akan menganggap remeh lagi kata-kata Masanobu Shishikura.



Bagikan

24 April 2011

Cuma Ada Di Jepang: Tenda Pengungsian


Menurut aku tenda-tenda para pengungsi di Jepang keren juga. Tendanya berbentuk persegi empat tanpa penutup atap sehingga kalau kita berdiri kita bisa melihat tetangga disebelah kita...

jepang

Setengah privasi-nya, setengah sosialisasi-nya.



Bagikan

22 April 2011

Selamat Hari Raya Paskah 2011

Jumlah Wisatawan Asing Menurun Drastis


Berita seperti ini memang tidak terelakkan lagi.

TV Asahi melaporan tentang penurunan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang pada Maret yang mencapai 50,3%. Wisatawan dari Korea Selatan, China, dan Amerika Serikat telah turun hampir 50%, sedangkan penurunan wisatawan dari Perancis dan Jerman hampir 60%.

Menurut survei Yomiuri Shimbun, setidaknya 80.000 orang asing telah membatalkan mengunjungi Jepang dalam 1 bulan terakhir. Pemesanan hotel dan paket tour dibatalkan sejak bencana besar melanda Jepang. Beberapa maskapai penerbangan asing juga membatalkan penerbangan mereka ke negara sakura ini.





"Saya tidak pernah mengalami hal ini sebelumnya," kata seorang karyawan di Suzuya, sebuah toko suvenir di Asakusa, Tokyo. Dia melirik ke jalan Nakamise yang biasanya penuh sesak tapi sekarang jalanannya hampir kosong. Penjualan di toko Suzuya sejak telah turun lebih dari 90%.

Noboribetsu, resort pemandian air panas di Hokkaido yang biasanya menarik sekitar 200.000 wisatawan asing per tahun ini tidak luput dari krisis. Lebih dari 20.000 wisatawan, terutama dari Korea Selatan dan Taiwan, telah membatalkan reservasi mereka di hotel-hotel dan penginapan secara serentak.

"Seluruh bangsa sedang dipengaruhi oleh rumor yang melebih-lebihkan bahaya mengunjungi Jepang karena kerusakan pembangkit listrik tenaga nuklir," kata seorang pejabat dari Asosiasi Wisata Noboribetsu.

Mau bagaimana lagi? Bersabarlah, warga Jepang.



Bagikan

21 April 2011

Tokyo Sky Tree Ditemukan Di Lukisan Buatan 1831


Kamu tahu Tokyo Sky Tree, menara tertinggi di Jepang dan tertinggi kedua di dunia saat ini?

Tokyo Sky Tree

Sebuah bangunan yang mirip dengan Tokyo Sky Tree ditemukan di sebuah lukisan tua yang dibikin pada tahun 1831 oleh Kuniyoshi Utagawa (1 January 1798 - 14 April 1861), salah satu mahaguru seni lukis Jepang.

Di sisi kiri lukisan yang berjudul "Toto Mitsumata no Zu" (Pemandangan Di Mitsumata, Tokyo) terdapat sebuah bangunan tinggi, padahal pada tahun 1831 belum ada bangunan setinggi itu. Dan yang paling penting...

"Waktu itu, ada aturan yang melarang orang-orang membangun bangunan yang lebih tinggi dari Istana Edo," kata direktur museum Fumio Saito. "Menara dalam lukisan ini memang berdiri kokoh di kota Edo (sekarang Tokyo). Sangat mengejutkan melihat kreativitas yang luar biasa dari seorang seniman jaman dahulu. Sepertinya ia memprediksi pembangunan Tokyo Sky Tree di daerah tersebut."

Lukisan tua tahun 1831

Lukisan tua tahun 1831



Bagikan

17 April 2011

Popok Untuk Kouka


Saijo-san adalah ibu dari seorang putri, Kouka, yang sekarang berumur 1 tahun 4 bulan. Dia bercerita tentang hari ketika gempa terjadi.

"Kouka sedang tidur siang di rumah di kota Minamisanriku ketika gempa terjadi. Saya bergegas membawa Kouka berlari keluar rumah karena gempa berguncang cukup lama. Saya pun langsung berpikir tsunami akan datang, jadi saya cepat-cepat mengumpulkan kebutuhan sehari-hari Kouka dan berlari mencari tempat pengungsian seperti yang biasa saya lakukan dalam latihan darurat tsunami.

Ketika saya melihat tsunami tersebut datang menghampiri dengan begitu cepatnya, secara naluri saya menyadari bahwa saya tidak akan bisa bertahan hidup jika saya berada di dataran rendah, jadi saya membawa Kouka berlari mendaki bukit secepat mungkin. Ketika saya sampai di puncak bukit, saya melihat rumah saya habis diterjang tsunami."

tsunami jepang

Dia melanjutkan, "Hari itu ternyata salju turun dan keadaannya sangat dingin. Saya bermalam diluar dengan 13 tetangga saya. Semua barang yang saya bawa untuk Kouka sudah hanyut, termasuk popoknya Kouka. Namun salah satu tetangga saya memiliki kertas toilet dan dia memberikannya kepada saya untuk menggantikan popok Kouka.

Ketika fajar tiba, petugas pemadam kebakaran datang untuk menyelamatkan kami semua. Kami takut tsunami akan datang lagi, jadi kami bergerak dengan cepat. Kouka, yang saya gendong di balik punggung saya, dengan semangat bersorak, "satu dua, satu dua, satu dua" saat saya berjalan.

Ketika saya melewati terowongan dan tidak bisa melihat apa pun, orang-orang membantu menyinari langkah kaki saya dengan cahaya ponsel. Kami terus berjalan sampai kami bisa melihat bus polisi. Akhirnya sekitar pukul 4 sore, kami semua tiba di tempat pengungsian; Sekolah Dasar Yokoyama. Ketika dapur umum dibuka, saya diberikan sup Miso. Salah satu relawan bertanya apakah saya membutuhkan sesuatu, jadi saya meminta popok dan susu untuk Kouka.

Kita orang dewasa masih bisa bertahan tanpa makanan dan pakaian selama beberapa hari, tetapi sangat sulit untuk anak-anak dan balita bertahan tanpa susu dan popok. Jadi, saya sangat berterima kasih kepada para relawan. Saya kehilangan rumah, harta benda dan segala sesuatu yang lain, tapi saya sangat bersyukur banyak orang mau membantu kami."

Senyuman Kouka seakan memberikan kehangatan dan secercah harapan kepada semua orang yang berada di tempat pengungsian. Pesan slogan Sekolah Dasar Yokoyama, "Terbang ke Masa Depan" seolah-olah diberikan oleh Kouka kepada kita semua.

Ini dia foto Kouka...

Kouka


Bagikan

16 April 2011

Kaisar Jepang Mengunjungi Para Pengungsi


Kaisar Jepang dan istrinya mengunjungi sebuah tempat penampungan gempa dan tsunami baru-baru ini. Sebuah pemandangan yang amat sangat jarang terjadi dimana sang Kaisar berlutut di atas tikar untuk menghibur para pengungsi...

Kaisar dan Permaisuri Jepang

Ini adalah pertama kalinya sang Kaisar yang berusia 77 tahun, yang jarang terlihat di depan umum apalagi berhadap-hadapan langsung dengan warga biasa, melakukan kunjungan resminya ke daerah yang dilanda bencana kembar; gempa dan tsunami pada 11 Maret lalu.

Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko berbicara dengan sangat pelan bersama para korban yang selamat, memberikan dukungan moril kepada mereka agar tetap bersabar dan pantang menyerah dalam menghadapi musibah ini. Tidak sedikit yang membungkuk dalam rasa syukur sambil menyeka air mata mereka.

Dengan berpakaian santai, pasangan berambut kelabu nan berwibawa ini mengunjungi dua tempat penampungan di Asahi, sekitar 55 mil dari kota Tokyo, menatap sedih pada tempat yang tadinya berdiri ratusan rumah tapi sekarang rata dengan tanah.

Hampir 140.000 orang telah kehilangan rumah mereka dalam bencana atau diperintahkan untuk tetap tinggal di tempat penampungan. TEPCO, perusahaan pembangkit listrik terbesar ke 4 di dunia, diperintahkan oleh pemerintah Jepang untuk segera memberikan ganti rugi sebesar 1 juta yen (atau sekitar Rp. 100 juta) untuk setiap kepala keluarga dan 750 ribu yen (atau sekitar Rp. 75 juta) untuk setiap individu yang terpaksa mengungsi dari Fukushima.

Uang ganti rugi tersebut baru tahap awal dari sekian banyak kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilakukan oleh pihak TEPCO.



Bagikan

15 April 2011

Pohon Keajaiban Dan Harapan


Terdapat sekitar 70.000 pohon pinus pernah berdiri di sepanjang pantai kota Rikuzentakata. Tsunami raksasa meratakan mereka semuanya dalam sekian detik, kecuali satu pohon.

Pohon Kejaiban Jepang

"Pohon pinus adalah simbol kota Rikuzentakata. Kami senang setidaknya satu pohon selamat," kata seorang pejabat di Departemen Pariwisata Iwate. "Kami harap ini akan menjadi simbol pemulihan kami."

Takata Matsubara, sebuah pantai berpasir sepanjang 2 kilometer yang pernah dihiasi dengan puluhan ribu pohon pinus, adalah salah satu tempat yang paling populer di kota Rikuzentakata dengan lebih dari 1 juta wisatawan yang berkunjung tahun lalu.

Pohon-pohon pinus yang sudah ditanam sejak 350 tahun yang lalu itu kini tinggal 1 yang masih berdiri kokoh dan para penduduk Rikuzentakata akan melakukan segala cara untuk melestarikan pohon keajaiban dan harapan itu untuk anak cucu mereka.

Berikut video-nya...






Bagikan

14 April 2011

Demonstrasi Anti-Nuklir Di Tokyo


Dua gerakan demonstrasi anti-nuklir diadakan di Tokyo kemarin, satu di distrik Koenji dan satu lagi di Shiba Park. Ini adalah gerakan demonstrasi terbesar di Jepang sejak jaman Perang Dunia II (kalau di Indo, gerakan demon besar-besaran seperti ini mah udah biasa).

Berikut adalah beberapa video dari para demonstran...






Bagikan

13 April 2011

Yakuza Juga Manusia


Nama "yakuza" memang sudah terkenal di seluruh dunia.

Terkenal dengan organisasi kejahatannya. Terkenal dengan kekerasannya yang tidak kenal ampun. Terkenal dengan tato-tato mereka di sekujur tubuh. Terkenal dengan cara mereka memotong jari mereka sendiri jika gagal menjalankan tugas.

Tapi, semenjak Jepang terkena musibah gempa dan tsunami, rupanya para yakuza ini sedikit berubah. Mereka sibuk membagi-bagikan makanan, selimut, dan pakaian ke para korban bencana.

yakuza jepang

Tiga kelompok terbesar yakuza telah mengirim puluhan truk dengan beberapa ratus ton barang ke daerah yang terkena dampak paling parah. "Tidak ada yakuza atau katagi (warga biasa) atau gaijin (orang asing) di Jepang saat ini. Kita semua adalah orang Jepang. Kita semua harus saling membantu," kata salah seorang anggota yakuza.

Namun para yakuza mengatakan bahwa mereka takut sumbangan mereka ditolak oleh warga Jepang jika bantuan mereka terlalu banyak dipublikasikan. "Sekarang, tidak ada yang mau berhubungan dengan kami dan kami tidak suka jika harus melihat sumbangan kami ditolak."

Ya, warga Jepang pada umumnya memang tidak suka dengan kehadiran para yakuza yang selalu tidak jauh dari keributan, mengganggu yang lemah, dan bertampang mengerikan. Tapi bantuan para yakuza kali ini membuktikan bahwa mereka pun ternyata juga manusia yang peduli dengan sesama... meskipun hanya sementara.

Apalagi boss besar mereka baru keluar dari penjara.



Bagikan

11 April 2011

Big Boss Yakuza Jepang Bebas Dari Penjara


Boss dari kelompok yakuza terbesar di Jepang baru saja dibebaskan dari penjara kemaren malam.

Adalah Kenichi Shinoda, atau yang dikenal dengan nama lain Shinobu Tsukasa di dunia antar geng, yang telah menjalani masa hukumannya selama 2 tahun karena terjerat kasus kepemilikan senjata api ilegal. Kenichi juga pernah dipenjara karena membunuh orang dengan pedang samurai.

Berita tentang bebasnya big boss yakuza ini adalah salah satu berita teratas di siaran TV Jepang semalam. Berikut adalah beberapa video klip dari NHK, Fuji TV, dan TV Asahi...









Bagikan

10 April 2011

Bagaimana Anak-Anak Di Jepang Pasca Bencana?


Anak-anak dan balita adalah mereka yang paling lemah dalam menghadapi bencana. Mereka tidak tahu apa-apa dan bingung kenapa orang-orang pada pindah ke tempat penampungan dan kenapa banyak orang menangis. Di tengah kerusakan yang disebabkan oleh gempa bumi dan tsunami, anak-anak akan tetap menjadi anak-anak. Dunia mereka adalah dunia bermain.

anak-anak jepang pasca bencana

anak-anak jepang pasca bencana

anak-anak jepang pasca bencana

anak-anak jepang pasca bencana

anak-anak jepang pasca bencana


Bagikan

09 April 2011

Belilah Produk Buatan Fukushima


Para petani dari Fukushima membawa produk mereka ke Tokyo selama akhir pekan dan mengadakan semacam pasar kaget di distrik Yurakucho. Mereka ingin memberitahu kepada masyarakat tentang produk pertanian mereka yang dijamin aman untuk dikonsumsi serta menyerukan kepada konsumen untuk mendukung pemulihan ekonomi di kota asal mereka.

jepang

Dalam upaya untuk membuktikan keamanan produk mereka, direktur agrikultural Fukushima, Masaichi Mimura menggunakan sebuah alat pendeteksi radioaktif yang bernama Geiger di depan orang banyak dan menguji produk beras, stroberi, mentimun dan tomat yang sedang dijual. "Lihat kan? Semuanya aman," kata Mimura.

Perdana Menteri Jepang, Naoto Kan, memang telah mengeluarkan larangan sementara pada tanggal 21 Maret lalu terhadap penjualan bayam dan sayuran lainnya dari prefektur Fukushima setelah ditemukan kadar radioaktif pada sample sayuran. Susu yang diproduksi di wilayah ini juga dilarang untuk dijual.

"Produk yang sudah terkontaminasi silahkan dilarang, tapi saya sangat prihatin terhadap produk-produk lain yang meskipun sudah dinyatakan aman tetap saja dijauhi konsumen," kata Mimura yang merasa khawatir karena masyarakat langsung menolak sebuah produk hanya karena produk tersebut dibuat di Fukushima.

Berikut videonya...




Bagikan

08 April 2011

Gempa Besar Menyerang Jepang (Lagi)


Bumi tampaknya belum tenang sepenuhnya.

Sebuah gempa berkekuatan 7,4 SR telah terjadi di lepas pantai utara timur Jepang, memicu peringatan tsunami dan kepanikan pada warga sekitar mengingat apa yang terjadi setelah gempa bumi dahsyat mengguncang Jepang awal bulan lalu.


gempa jepang


Gempa yang terjadi pada jam 11:32 waktu setempat itu berpusat di 66 km sebelah timur Sendai pada kedalaman 49 km. Sebuah peringatan adanya tsunami dikeluarkan untuk prefektur Miyagi, Iwate, Fukushima, Ibaraki dan pantai pasifik dari prefektur Aomori.

Badan Kebijakan Nasional Jepang mengatakan gempa terbaru ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun terdapat lima titik kebakaran dan kebocoran gas di kota Sendai, tiga kebakaran di Iwate dan Miyagi, serta 500 keluarga diperintahkan untuk segera mengungsi.

Kota Tokyo yang berada sekitar 330 kilometer dari pusat gempa, mengguncang selama kurang lebih satu menit.



Bagikan

07 April 2011

Lihat Langsung Kerusakan Tsunami Jepang


Mau tahu rasanya berada di kota yang terkena dampak langsung bencana tsunami? Mari kita ke kota Rikuzentakata di Prefektur Iwate dan menyaksikan pemandangannya secara 360 derajat.

Pertama-tama, tekan tombol bulat merah untuk loading. Kedua, klik kanan lalu pilih "Full Screen". Setelah itu klik kiri mouse kamu dan geser secara perlahan untuk melihat keadaan di sekeliling kamu...




Bagikan

06 April 2011

Total Donasi Mencapai Rp. 11,7 Triliun


Total donasi yang diterima oleh Palang Merah Jepang telah mencapai di ¥115.400.000.000 atau sekitar Rp. 11.779.000.000.000,- (11,7 Triliun). Bagaimana uang sumbangan itu akan dibagi dan didistribusikan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana akan ditentukan oleh komite khusus yang dibentuk oleh pemerintah terkait.





Sementara itu pendiri Softbank Corp, Masayoshi Son, akan memberikan donasi sebanyak 10 miliar yen atau sekitar Rp. 1 Triliun dari kantong pribadinya sendiri untuk mendukung upaya pemulihan gempa dan tsunami. Jumlah ini merupakan sumbangan terbesar yang pernah dilakukan oleh seorang individu untuk masyarakat Jepang. Sebelumnya pendiri Uniqlo, Tadashi Yanai, juga telah menyumbang sebesar 1 miliar yen.

Menurut majalah Forbes, Masayoshi Son adalah orang terkaya No.1 di Jepang saat ini dan No.113 terkaya di dunia dengan total kekayaan bersih sebesar Rp. 70.000.000.000.000,- (70 Triliun).


Masayoshi Son


Bagikan

05 April 2011

Kisah Takako Suzuki


Tiga minggu telah berlalu sejak gempa dashyat dan tsunami menghancurkan kota-kota di sepanjang pantai timur laut Jepang. Ribuan keluarga telah kehilangan orang-orang yang mereka cintai.

Ini adalah kisah Takako Suzuki. Seorang nenek berusia 67 tahun yang sampai sekarang masih terus mencari putrinya yang hilang di tengah reruntuhan kota pelabuhan kecil yang telah ditempatinya sejak lahir. Dia tidak ingin pergi kemana-mana.

Sang nenek menyalip dibawah selimut futon-nya tak lama setelah matahari terbenam sekitar jam 7:00 malam karena tidak ada yang bisa dilakukan di kegelapan. Sampai saat ini kota Ishinomaki masih belum ada listrik dan air. Keadaannya sunyi senyap dan gelap gulita. Benar-benar seperti kota mati. Hanya cahaya bulan dan bintang yang rela menemani para penduduk hingga tertidur.

Ishinomaki, Jepang

"Aku tidak membaca koran, aku tidak mendengarkan radio. Mereka berbicara tentang hal-hal yang mengerikan," kata nenek Takako saat ia bersiap untuk tidur di lantai dua rumahnya. "Mengapa saya harus tahu lebih ketika aku sudah cukup melihat diriku sendiri?"

Beruntung rumah sang nenek tidak rubuh saat diterjang tsunami pada 11 Maret lalu. Tunggu dulu... beruntung mungkin bukan kata yang tepat. Nenek Takako sedang berada di kota Sendai saat tsunami datang. Ketika laut sudah surut, dia memaksakan diri untuk berjalan selama kurang lebih tujuh jam melewati puing-puing terapung dan air setinggi lutut.

Sesampainya di rumah, putrinya sudah tidak ada.

"Aku tidak jadi mati hari itu," kata nenek Takako sambil merenungkan rasa sakit hatinya. Membuang kulkas, TV dan perabotan mahal lainnya bukan apa-apa dibandingkan dengan penderitaan mencari anak perempuannya.

Nenek Takako bangun saat matahari terbit. Dia menyusun futon-nya lalu turun ke bawah untuk membereskan puing-puing kayu dan sampah yang berserakan. Sesekali terdengar suara helikopter melintas di angkasa, sibuk mengangkut mayat-mayat yang baru saja ditemukan.

Lumpur tebal menutupi foto-foto keluarga dan kenang-kenangan lainnya, bau busuk air laut dengan ikan mati dan rumput laut memenuhi udara. Terlihat banyak mobil dan kapal terbalik di jalan raya, di kebun tetangga, atau bahkan terjebak di atap bangunan tiga lantai. Pemandangan yang tidak kita lihat setiap hari bisa dilihat disini.

tsunami jepang

Bagi nenek Takako yang paling penting adalah bukan untuk membersihkan rumahnya, tapi untuk menemukan putrinya yang tahun ini akan berusia 41 tahun. Dia hilang sejak hari pertama bencana.

Setiap kali dia melihat mesin pengeruk tanah bergerak membersihkan puing-puing ke sisi jalan, nenek Takako mengikutinya. "Tolong lakukan dengan pelan. Putri saya mungkin ada di bawah sana," pintanya kepada operator mesin tersebut.

Memang benar, ternyata ada sebuah mayat yang berhasil digali keluar. Tapi bukan putrinya. Sang nenek kembali berlinang air mata, berharap anaknya bisa ditemukan dengan segera. Tidak tega rasanya membayangkan orang yang kita cintai tertimbun di dalam lumpur secara mengenaskan selama berminggu-minggu.

Orang-orang yang mencari keluarga mereka yang hilang telah mengalami proses yang menyakitkan, dari harapan mereka yang tinggi kemudian dikikis perlahan-lahan, hari demi hari.

Dari yang awalnya berharap bahwa keluarga mereka hanya terluka, bahwa mereka tidak di rumah dan mungkin sudah ada di tempat penampungan, atau sedang dirawat di rumah sakit, sampai mereka membaca daftar nama para korban yang selamat tapi tidak ada nama yang mereka cari.

Lama kelamaan, harapan mereka mulai memudar lalu hilang sama sekali. Mereka mulai berpikir untuk menemukan orang-orang yang mereka cintai berada di salah satu kantong-kantong mayat yang siap dibungkus, dicatat dan diangkut layaknya daging tak bernyawa.

Orang-orang menangis ketika mereka menemukan orang yang telah tinggal serumah dengan mereka selama bertahun-tahun, orang yang baru kemaren tertawa gembira dengan mereka, sekarang tubuhnya terlentang kaku dengan rambut basah kuyup, telanjang penuh luka dan tidak bernapas. Benar-benar menyayat hati jika dilihat.

"Aku lahir dan dibesarkan oleh laut," kata nenek Takako, "tapi sekarang aku tidak ingin melihat laut lagi."


tsunami jepang


Bagikan

04 April 2011

[Video] Dokumentasi: Bagaimana Tsunami Jepang Terjadi


Videonya berdurasi 45:66 menit. Lumayan panjang. Jadi kalo koneksi Internet kamu lagi lemot, ya bersabarlah...






Bagikan

03 April 2011

Konser Amal Jackie Chan Galang Rp. 28 Miliar


Konser amal "3/11 Love Beyond Borders" yang dikoordinasi oleh Jackie Chan di Hong Kong berhasil menggalang dana 25 juta dolar Hong Kong atau sekitar Rp. 28 Miliar untuk disumbangkan ke para korban gempa dan tsunami di Jepang.

Lebih dari 170 artis menghibur 10.000 penonton di Hong Kong Victoria Park pada malam hari tanggal 1 April kemaren.


Konser Jackie Chan untuk Jepang

Konser Jackie Chan untuk Jepang

Konser Jackie Chan untuk Jepang




Bagikan

02 April 2011

Berita Pencemaran Radioaktif Terlalu Berlebihan


Dalam beberapa minggu terakhir ini banyak sekali media cetak dan elektronik di seluruh dunia yang menayangkan berita mengenai tingkat pencemaran radioaktif di Jepang yang seakan-akan sangat mematikan bagi manusia.

Benarkah seperti itu?

Mari kita tanya seorang peneliti dari Rensselaer Polytechnic Institute, Dr. Peter Caracappa, mengenai sayur-sayuran dan susu yang sudah terkontaminasi oleh radioaktif.

"Ya, memang banyak sayuran yang sudah terkena partikel radioaktif di daerah Fukushima, tapi saat ini tingkat pencemarannya masih jauh dari bahaya. Kita harus makan bayam (yang sudah terkontaminasi radioaktif) sebanyak 371,9 kilogram dalam satu hari untuk bisa terindikasi penyakit kanker." Kata Dr. Peter.

Lalu bagaimana dengan susu?

"Kita harus minum susu (yang sudah terkontaminasi radioaktif) sebanyak 58.000 gelas untuk bisa terindikasi penyakit kanker."

Dengan kata lain, kalau kamu rutin minum satu gelas susu yang sudah terkontaminasi radioaktif setiap hari, maka kamu baru akan terindikasi penyakit kanker 160 tahun kemudian.

Dan jika kamu memang masih hidup 160 tahun kemudian, kamu gak bakalan takut lagi sama penyakit kanker. Percayalah.


susu jepang


Oke. Lalu bagaimana dengan pencemaran radiasi di udara?

Bob Bury, mantan kepala unit radiologi di Royal College of Radiologists, Inggris, mengatakan bahwa pencemaran radiasi ada di seluruh dunia, bukan hanya di Jepang pasca ledakan reaktor nuklir. Radiasi sudah ada sejak matahari lahir di alam semesta.

Gak percaya? Coba kamu berjemur di bawah terik sinar matahari, tanpa busana, tanpa memakai lotion anti-ultraviolet, setiap hari selama berbulan-bulan. Dijamin kamu akan terkena kanker kulit.

Bob Bury juga menambahkan bahwa banyak kota-kota di dunia ini yang tingkat radiasinya lebih tinggi daripada Tokyo. Sebagai perbandingan, tingkat radiasi di Tokyo mencapai 0,11 microsievert per jam (microsievert adalah cara ukur radiasi). Sedangkan tingkat radiasi di Hong Kong mencapai 0,14 microsievert per jam dan Sao Paulo di Brazil mencapai 4,57 microsievert per jam.

Jakarta? Hmm.


jepang


Sekarang jangan pikirkan Jepang saja. Terlalu jauh. Mari kita lihat ke rumah sakit yang paling dekat sama rumah kamu. Kalau kamu di ronsen pakai X-Ray, kamu bisa terkontaminasi radiasi setinggi 50 microsievert hanya dalam waktu beberapa menit. Jadi, kalau kamu di ronsen setiap hari, siap-siap aja kena kanker.

Masih berpikir Jepang berbahaya?



Bagikan

01 April 2011

Tokyo Disneyland Siap Dibuka Kembali


Tokyo Disneyland, taman rekreasi terbesar di Jepang yang sempat ditutup setelah gempa bumi dan tsunami menimpa Jepang pada 11 Maret lalu, dinyatakan siap untuk dibuka kembali pada bulan April ini.


Tokyo Disneyland


Pada saat gempa, terdapat 69.000 pengunjung sedang berada di dalam area Disneyland dan sekitar 30.000 orang menginap satu sampai dua malam di dalamnya dengan fasilitas yang diberikan oleh pihak pengelola tanpa dikenakan biaya apapun.

Oriental Land, perusahaan pengelola Disneyland di Tokyo belum menetapkan tanggal pastinya karena masih memikirkan masalah pemadaman listrik bergilir yang diterapkan oleh pemerintah. Saat ini Jepang memang sedang kekurangan pasokan listrik setelah reaktor Fukushima Daiichi meledak.

Sebagai perbandingan saja, ketika semua fasilitas Disneyland beroperasi secara normal, mereka menggunakan tenaga listrik yang cukup untuk memasok 57.000 rumah tangga dalam satu hari. Wow.

Demi membantu usaha pemerintah dalam menghemat listrik sekaligus tidak kehilangan pendapatan, Oriental Land mempertimbangkan beberapa pilihan yaitu memperpendek jam operasional, menutup beberapa tempat bermain atau membuka hanya satu taman saja.

Berikut adalah video iklan yang ditayangkan Disney di saluran televisi Tokyo dalam beberapa hari terakhir, yang mengungkapkan keprihatinannya terhadap para korban bencana...





Bagikan
Follow Us

Like Us!

Total Pageviews

© Apa Saja Yang Terjadi Di Jepang? All rights reserved | Search by Google