In Berita Dari Jepang Kota Tokyo Orang Jepang Tren Di Jepang

Kenapa Orang Jepang Lebih Memilih Hewan Peliharaan? [Bagian 2]


Sambungan dari bagian 1...

Industri hewan peliharaan di Jepang diperkirakan bernilai lebih dari ¥1 triliun (atau sekitar Rp. 100 triliun) per tahun. Dari toko yang menjual hewan, toko makanan dan aksesoris, tempat pemandian air panas bersama hewan, kelas yoga bersama hewan, studio foto khusus hewan, sampai restoran dimana anjing dan kucing boleh makan bersama di meja makan, semuanya tersedia disini.

Anjing-anjing kecil seperti dachshund mini, pudel dan chihuahua sangatlah populer karena kebanyakan orang di Tokyo, salah satu kota yang paling padat penduduknya di dunia, tinggal di apartemen kecil.

Orang Jepang Lebih Memilih Hewan Peliharaan?

Jika di postingan kemarin kita berbicara dari sudut pandang orang kaya, lain lagi cerita dari Jiro Akiba, seorang karyawan swasta biasa.

Dalam apartemennya di pinggiran kota Tokyo, Jiro Akiba sedang memberi makan anjingnya yang bernama Kotaro, sebuah dachshund mini yang beratnya hanya 3,4 kg. Arti nama Kotaro adalah anak sulung. "Dia seperti bayi pertama bagi kami, jadi itu sebabnya kami memutuskan untuk memanggilnya Kotaro," kata Jiro. "Saya rasa bagus untuk memiliki anjing jika anda tidak punya bayi, karena sangat menyenangkan untuk merawatnya seperti bayi."

Jiro sangat menginginkan seorang anak, tapi istrinya ingin tetap bekerja. "Dalam masyarakat Jepang, sangat sulit bagi wanita untuk memiliki bayi sekaligus mempertahankan pekerjaan... jadi pacar saya memutuskan untuk tidak memiliki bayi, dan itulah mengapa kami memiliki seekor anjing sebagai gantinya."

Jiro menambahkan bahwa solusi seperti ini sangatlah masuk akal secara ekonomi, mengingat biaya hidup di Tokyo yang tinggi, pajak yang tinggi dan gaji yang tidak naik-naik. Wajar saja jika banyak pasangan suami-istri yang kemudian lebih memilih anjing atau kucing untuk dipelihara.

Memang, stagnasi ekonomi Jepang telah memukul banyak orang. Lebih dari 10 juta orang berusia antara 20 dan 34 tahun masih tinggal dengan orangtua mereka. Mereka tidak mampu untuk membeli atau mengontrak rumah sendiri, mereka tidak mampu untuk menikah dan memulai sebuah keluarga.

Angka kelahiran di Jepang menurun drastis dalam satu dekade terakhir dan usia rata-rata penduduk Jepang terus mendaki. "Kami menyadari bahwa kami hidup di masa yang berbahaya," kata wakil direktur Institut Nasional Penelitian Populasi, Ryuichi Kaneko. "Banyak anak muda yang ragu-ragu untuk punya anak sekarang."

Orang Jepang Lebih Memilih Hewan Peliharaan?

Penduduk Jepang memiliki harapan hidup terpanjang di dunia. Jika ditambah dengan angka kelahiran yang terus merosot tajam, berarti Jepang sedang menyimpan bom waktu. Bayangkan kalau bom ini meledak, maka kita hanya bisa melihat kakek-kakek dan nenek-nenek di mall. Tidak ada anak muda.

Jadi, kenapa orang Jepang lebih memilih hewan peliharaan?

Bagi orang kaya, hewan peliharaan tidak cerewet, tidak merengek, dan tidak menangis-nangis, cocok untuk menjadi teman bermain kapan saja. Bagi orang yang berpenghasilan pas-pasan, hewan tidak terlalu mahal dan tidak ribet untuk dipelihara.



Hewan Peliharaan = Petto / ペット

Bagikan

Related Articles

0 comments:

Posting Komentar