Jepang Memang Harus Di Bom?

Agus Lydiarto | 04:39 | 5 comments


Tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 adalah dua hari yang paling penting dalam sejarah keberadaan Jepang. Hari dimana Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki yang menewaskan lebih dari 200.000 jiwa dalam sekejap. Kemarin, Jepang kembali mengingat peristiwa pemboman mematikan itu dalam sebuah upacara peringatan yang ke 67 tahun.

Lebih dari 50.000 orang hadir dalam upacara tersebut, termasuk perwakilan dari 70 negara sahabat dan Clifton Truman Daniel, cucu Harry Truman, presiden Amerika Serikat yang pada waktu itu memberikan perintah pemboman di Hiroshima dan Nagasaki.

Upacara Peringatan Pemboman Hiroshima dan Nagasaki

Clifton tidak ingin berkomentar mengenai pertanyaan apakah kakeknya telah mengambil keputusan yang benar atau salah 67 tahun yang lalu. "Saya berada dua generasi dibawah orang-orang yang terlibat perang, jadi saya tidak berhak menjawab pertanyaan itu. Yang saya tahu sekarang adalah saya mempunyai tanggung jawab untuk memastikan bahwa kita tidak lagi menggunakan bom nuklir."

Kalau dipikir-pikir lagi, setelah peristiwa pemboman itu, ada satu hal penting yang terjadi dan ada satu hal penting yang tidak terjadi. Yang terjadi adalah pihak Amerika menewaskan ratusan ribu jiwa, memaksa Jepang untuk menyerah dan itu mempercepat berakhirnya Perang Dunia II.

Yang tidak terjadi adalah, Perang Dunia akan berlangsung lebih lama, dan mungkin, akan menewaskan lebih banyak orang. Jika Perang Dunia terus berlangsung, maka kemungkinan besar Jepang akan sangat berbeda dengan Jepang yang kita semua kenal hari ini. Jepang mungkin tidak akan semenarik sekarang yang kita lihat di televisi dan majalah-majalah.

Mungkin kita tidak akan mengenal yang namanya One Piece, Naruto, Gundam dan Doraemon. Bagaimana menurut kamu?



Category: , , ,

Tentang Jepang.net:
Jepang.net adalah situs blog yang menceritakan budaya, sejarah, tradisi, serta gaya hidup keseharian orang Jepang. Tidak lupa juga kami membawa berita-berita hangat yang terjadi di negeri sakura yang indah ini.

5 komentar:

  1. kalau tidak dibom, mungkin Jepang tidak akan semaju sekarang..... dan pastinya gak akan ada yang namanya "Hiroshima Peace Site."

    BalasHapus
  2. 6 bulan yg lalu ane ke jepang..ngunjuggin Genbaku Dome(monumen perdamaian) disitu ada tulisan yg buat ane binung..di situ ditulis USA negbom bukan pgn buat jepang nyerah(militer jepang udah gk ada kekuatan lagi mereka kalah di asia fasifik,china,flipihna,dll)..tpi pgn nancepin pengaruhnya ke jepang sblum Uni Sovier(makanya skrng liat jepang ama USA akrab bngt...) :D

    BalasHapus
  3. @Akiranosekai - Mmm, begitu ya.
    @Nisama - Mungkin bener. Dan mereka bom Jepang untuk bales dendam juga.

    BalasHapus
  4. pembalasan dendam atas kehancuran pearl harbor yg pernah diserang oleh jepang scara mendadak dan bertubi2

    dibalik itu apa bila jepang menang perang dunia indonesia msih didjajah sampai skarang
    dan Cosplay, anime, band, Akb48 laruku, jhony jr, the gazzete mungkin gak ada

    BalasHapus
  5. Anime, Cosplay, band idol atau semacam nya itu ga ada hubungan nya dengan perang, ini cuma buah pemikiran dari kalangan minoritas yg suka dengan suatu hal yang berkembang menjadi besar.
    bahkan, pada masa2 itu hal ini ga didukung negara , karena ga ada guna nya untuk perang.

    pemboman itu upaya balas dendam, dan penyelamatan citra amerika sebagai negara besar, di mata sekutunya.
    siapa yang mau bersekutu sama negara yang kalah di bombardir negara kecil untuk perang dunia.

    BalasHapus