In Berita Dari Jepang Politik Di Jepang

Protes Anti-Jepang Terus Berlangsung Di China


Hari ini Jakarta akan menentukan siapa yang akan menjadi Gubernur terpilih. Berbicara tentang politik, mari kita tengok politik di negeri matahari terbit. Drama perebutan pulau antar dua negara kuat di Asia tampaknya tidak akan mereda dalam waktu dekat. Bahkan dalam satu minggu terakhir ini sengketa kepulauan Senkaku, atau dikenal juga sebagai kepulauan Diaoyu di China, keadaannya semakin parah.

Demonstrasi menyebar ke 100 kota di China dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian. Di pusat Chengdu, lebih dari seribu demonstran melambaikan bendera China dan membakar bendera Jepang. Para pejabat China pun turut mendukung gerakan anti-Jepang ini, tetapi mereka memperingatkan pengunjuk rasa untuk tidak melanggar hukum.

Protes Anti-Jepang Terus Berlangsung Di China

Bukan hanya persoalan sengketa pulau, ratusan tempat usaha yang memiliki penampilan Jepang menutup ruko mereka karena para demonstran mulai menggunakan teror untuk menandai peringatan 14-tahun pendudukan Jepang terhadap China pada tahun 1931. Pengunjuk rasa mulai berani membakar pabrik-pabrik Jepang, menyerang ruko dan toko serta melempar batu ke kedutaan besar Jepang di Beijing.

Para demonstran di Jepang pun tidak tinggal diam, mereka menyerang salah satu konsulat China di Jepang dengan bom asap. Belum ada tanda-tanda bahwa perusahaan Jepang ingin menarik diri dari China, meskipun analis mengatakan bahwa mereka mungkin mempertimbangkan kembali investasi masa depan mereka di sana.

Satu hal yang kita (Indonesia) bisa pelajari dari permasalahan ini adalah; Jepang dan China tetap ngotot mempertahankan kepulauan yang mereka percaya milik mereka. Ingat sengketa pulau antara Indonesia dengan Malaysia? Kok rasanya pemerintah kita tidak ngotot ya?


Related Articles

10 comments:

  1. >_<AAAA!!! Serem*hiks* sejak kapan sich pulau itu disengketakan?? Semoga acara ngotot- ngototannya segera berakhir. Kasihan para pekerja dari masing- masing tempat yang di bakar dan di teror itu jadi gak kerja-_-, mereka nanti dapet duitnya dari mana ...

    BalasHapus
  2. Semoga masalah selesai sebelum membesar. Saya chinese, tp saya juga cinta jepang. Please jgn sampe trjadi hal2 yg buruk seperti perang krn perang itu ga ada untungnya (merugikan kedua belah pihak). Ngotot ya hrs, jgn diam aja kaya org bodoh tp semoga mereka ga pake kekerasan...

    BalasHapus
  3. @Hidetaki - Wah, kalo sampai perang, bisa gawat. Tapi aku yakin enggak akan terjadi. Kalo soal perang, Jepang lebih khawatir sama pihak Korea Utara yang bisa berbuat nekat kapan aja.

    BalasHapus
  4. Jangan perang trs doang damai ajah,, kasian mereka yg cinta damai. Aku tau soal ini dari pacarku. Dia japanese jadi tau semua tentang anti jepang di china dan anti jepang di korea. Ceritanya malah lebih serem dari cerita disini. Gak habis pikir.

    BalasHapus
  5. yah Jepang n China mmg g rukun masyarakatnya sejak dulu..salah satunya karena pembantaian di Nanjing.
    btw,taiwan juga ikut mengklaim pulau ini.

    BalasHapus
  6. Semua rebutan pulau karena harga tanah semakin mahal.

    BalasHapus
  7. Si penulis salah informasi mengenai sengketa negara kita dengan negara tetangga berkaitan dengan kepemilikan pulau....

    Sengketa telah lama terjadi sejak jaman orde baru, dimana kedua belah pihak akhirnya bersepakat bahwa masalah dibawa ke PBB utk memutuskannya (yang mana apapun hasilnya harus diterima).. Oleh karena itu, bukannya negara kita tidak ngotot, tetapi sudah bersepakat dengan itikad baik dan saling menghormati dengan negara tetangga utk diambil jalan tengah mengakhiri krisis dengan PBB sebagai hakimnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin otaknya sudah kurang beres karena kebanyakan baca komik dan nonton film animasi

      Hapus