Berbatiklah Mulai Dari Diri Kita Sendiri



Apa yang muncul di benak anda saat anda mendengar kata “batik”?

Corak indah berwarna dominan cokelat, diaplikasikan ke kain yang mulus dan lembut. Ya, itulah ciri khas sebagian besar batik - kain bermotif elegan yang kini menjadi salah satu kebanggaan tanah air kita yang sudah mendunia. Batik adalah kerajinan tangan yang bernilai seni tinggi dan sudah menjadi bagian dari budaya tradisional Jawa sejak abad ke-9. Para pengrajin batik selalu menggunakan sebuah alat unik yang namanya 'canting' untuk melukis pola-pola batik yang luar biasa rumit.

Orang-orang Eropa pertama kali mengenal batik pada tahun 1817 justru berkat sebuah buku berjudul "History of Java" yang ditulis oleh Sir Thomas Stamford Raffles. Seiring berkembangnya zaman, batik pun menjadi semakin dikenal di dunia. Bahkan UNESCO, Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB, telah menobatkan batik sebagai warisan mahakarya tak teraba (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada tanggal 2 Oktober 2009, yang kemudian pada tanggal itulah dicanangkan pemerintah sebagai hari batik nasional.

Tradisi berbatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun-temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari keluarga tertentu. Pola tersebut kemudian menjadi simbol leluhur yang sangat bermakna bagi pembuat dan pemakai beserta keluarganya. Namun begitu, kini corak dan pola batik sudah semakin bervariasi. Sekarang, batik sudah dapat dengan mudah ditemui di sebagian besar negara-negara di Asia dengan sedikitnya 300 macam bentuk dan pola ukiran.

Bentuk-bentuk pola ini tidak diharuskan mengikuti aturan tertentu, sehingga para pengrajin memiliki kebebasan untuk berkreasi dalam membatik. Inilah salah satu alasan mengapa banyak sekali orang mengagumi sekaligus gemar membuatnya. Pola ukiran yang paling umum ditemui adalah corak tetumbuhan atau bunga-bungaan. Figur burung dan binatang lainnya juga bisa menjadi pilihan, dan tidak jarang pula ada yang menggabungkan banyak elemen dalam satu kain, sehingga membuatnya unik dan menonjol.

Tetapi, corak batik yang mendetail tersebut tentunya memiliki kesulitan tersendiri dalam pembuatannya. Membatik membutuhkan kesabaran dan konsentrasi yang tinggi. Seorang pengrajin harus memiliki tangan yang terampil dan terlatih agar batik yang dihasilkan juga bisa berkualitas tinggi. Dan hal yang paling dasar dalam pembuatan sebuah kain batik adalah cara pembuatannya sendiri.

Batik bisa dibuat melalui beberapa teknik, yaitu teknik tulis, cap, remukan dan print/cetak.

Batik tulis adalah batik yang dibuat dengan menggunakan canting tangan. Kain putih yang akan dibatik dapat diberi warna dasar sesuai selera kemudian diberi lilin yang disebut sebagai “malam”. Disinilah si pengrajin mulai menggunakan canting. Kain dilukis dengan perlahan dan teliti agar membentuk pola yang rapi, kemudian dicelupkan dalam larutan warna. Setelah proses pemberian malam dan pewarnaan selesai, malam akan dilunturkan melalui pemanasan kain. Kain direbus hingga malam meleleh dan terlepas dari air. Proses perebusan ini dilakukan dua kali, kemudian kain direndam air dingin atau dijemur hingga kering.

Batik cap memiliki proses pembuatan yang kurang lebih sama seperti batik tulis, hanya saja pembuatan corak dengan malam tidak menggunakan canting biasa, melainkan menggunakan canting khusus yang diberi nama “canting cap”. Canting ini merupakan sebuah alat berbentuk seperti stempel yang menggunakan pola batik. Dengan menggunakan teknik ini, pembatik tidak hanya menghemat tenaga dan tak perlu menggambar desain yang rumit, tetapi hasil batiknya pun tidak kalah dengan batik-batik jenis lain.

Batik remuk adalah batik yang dibuat dengan proses yang agak berbeda dari para pendahulunya. Disebut remukan karena proses pembuatan batik ini telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga corak yang dihasilkan terlihat seperti bentuk remukan dinding atau tanah. Proses pembuatannya yaitu dengan memecahkan malam pada pola batik yang telah kering, sehingga pada proses pencelupan warnanya meresap pada retakan malam yang telah terbentuk.

Teknik print adalah teknik yang masih tergolong baru. Tidak diketahui pasti kapan teknik ini mulai dikenal, tetapi pembuatan batik pun dirasa menjadi semakin praktis seiring berkembangnya teknologi. Teknik pembuatan batik print relatif sama dengan produksi sablon, yaitu menggunakan klise (kassa) untuk mencetak motif batik diatas kain. Proses pewarnaannya pun sama dengan pewarnaan pada tekstil, yaitu menggunakan pasta yang telah dicampur dengan pewarna.

Dinilai dari segi proses pembuatan dari awal hingga akhir, tentunya batik tulis memiliki kualitas yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis batik lainnya karena desain batik tulis memiliki nilai estetika mengagumkan yang mampu memberikan pesona keindahan bagi para pemakainya.

Semakin banyak teknik produksi yang dikembangkan, semakin banyak pula orang yang tertarik untuk beralih ke dunia membatik. Batik menjadi semakin mudah ditemui dengan harga yang relatif terjangkau. Tidak hanya di butik batik atau mall, anda pun sekarang bisa belanja batik di internet. Ada satu butik batik yang membuka toko batik online untuk memperluas jangkauannya di pasar Indonesia dan mancanegara. Toko batik online itu adalah Berbatik.com.

Dengan begitu, anda tidak perlu menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan batik yang berkualitas tinggi. Hanya dengan beberapa klik pada keyboard komputer atau sentuhan di layar smartphone, anda sudah bisa melihat katalog toko batik kesayangan anda.

Dan ini dia, foto saya yang bangga memakai batik...

Agus Lydiarto Bergaya Dengan Batik

Hingga hari ini produksi batik masih ada yang berjalan di Belanda meskipun disaingi banyak desain lainnya. Sedangkan di Jepang, batik mulai menuai decak kagum dari kalangan remaja dan ibu-ibu. Di Indonesia sendiri kita bisa melihat banyak orang memakai batik, terutama di kantor-kantor.

Akhir kata, kalau bapak sang pendiri Singapura saja sangat mengagumi batik, kenapa kita tidak berbatik mulai dari diri kita sendiri? Maksud saya berbatik disini bukan berarti kita harus memakai batik setiap hari dan sepanjang tahun (kalau bisa lebih bagus), tapi marilah kita mencintai dan membudayakan pesona keindahan batik mulai dari diri sendiri, kemudian ke teman, keluarga dan orang-orang disekitar kita.



------------------------ JAWAB DENGAN CEPAT ------------------------

1. Siapakah bapak sang pendiri Singapura?

2. Hari batik nasional jatuh pada tanggal berapa?

3. Apa nama toko batik online yang disebut diatas?

-----------------------------------------------------------------------------------

Kalau anda bisa menjawab semua pertanyaan saya tanpa harus membaca ulang artikel diatas, maka anda lebih dari sekedar pembaca biasa. :)


0 comments: